Onomatopoeia of Actions
Pelajari berbagai kata tiruan bunyi yang menggambarkan tindakan sehari-hari.

Mengekspresikan Tidur
Selain "guuguu" yang terkenal, ada berbagai kata untuk menggambarkan cara seseorang tidur, dari tidur pulas hingga sekadar terkantuk-kantuk.
γγγγ
Suara mendengkur (ngorok) yang nyata. Juga menggambarkan tidur yang sangat lelap.
γγ£γγ
Tidur dengan sangat pulas/nyenyak (deep sleep).
γγγγ
Tidur dengan nyaman dan tenang, biasanya dengan nafas teratur yang halus (sering dipakai untuk bayi).
γγ¨γγ¨
Terkantuk-kantuk, tidak bisa menahan rasa kantuk, atau tidur ayam (dozing off) di luar jam tidur biasa.

Mengekspresikan Tawa
Cara tertawa bisa berbeda-beda suaranya. Berikut adalah tiga yang paling sering digunakan.
γγγγ
Terkikik atau tawa kecil yang ditahan (giggling).
γ²γ©γ²γ©
Tertawa terbahak-bahak dengan suara keras (guffawing).
γ±γ©γ±γ©
Tertawa dengan nada yang lebih tinggi dan ringan daripada geragera.

Mengekspresikan Makan
Onomatope untuk makan menggambarkan seberapa lahap atau seberapa cepat seseorang makan.
γ©γγ©γ
Terus menerus, satu per satu, atau cepat tanpa ragu. (Bisa dipakai untuk aksi selain makan juga).
γγ€γγ€
Melalap makanan dengan rakus, atau kondisi sangat lapar.
γ±γγ±γ
Makan dengan cepat (menggambarkan gerakan mulut membuka dan menutup).
γΊγγΊγ
Menjilat (oleh orang atau hewan).

Mengekspresikan Melihat
Dalam bahasa Jepang, "melihat" (miru) bisa diperjelas nuansanya dengan onomatope.
γγγ£γ¨
Menatap tajam/sinis sebentar (glaring). Biasanya berkonotasi negatif atau marah.
γγγγ
Menatap atau mengamati seseorang dari atas ke bawah secara terang-terangan (seringkali dianggap tidak sopan).
γ‘γγ‘γ
Melirik atau melihat sekilas berulang kali. (Juga bisa berarti sesuatu yang kadang terlihat kadang hilang).
γγγγγγ
Celingukan, melihat sekeliling dengan penasaran atau gelisah.

Mengekspresikan Menangis
Suara tangisan dalam bahasa Jepang juga memiliki banyak variasi.
γγγγγγ
Menangis kencang dengan nada tinggi atau menjerit (screeching). Biasanya terdengar tidak menyenangkan.
γγγγ
Menangis tersedu-sedu dengan suara pelan/halus.
γγγγ
Cengeng, merengek-rengek sedih. (Mirip shikushiku volumenya, tapi fokus pada sikap cengeng).